RANCANGAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SILVOFISHERY BERBASIS MANGROVE DI DUSUN CEMARE, DESA LEMBAR SELATAN, KABUPATEN LOMBOK BARAT

Authors

  • Fahrur Rozi Universitas Mataram
  • Imro’atul Hapizah Universitas Mataram

Keywords:

budidaya payau, mangrove, pemberdayaan masyarakat, silvofishery, wanamina

Abstract

Ekosistem mangrove di Kecamatan Lembar menghadapi tekanan akibat perubahan penggunaan
lahan, abrasi, dan kegiatan ekonomi pesisir. Artikel ini bertujuan menyusun rancangan program
pemberdayaan masyarakat melalui silvofishery yang memadukan perlindungan mangrove dan
budidaya perairan payau di Dusun Cemare, Desa Lembar Selatan, Kabupaten Lombok Barat.
Naskah disusun sebagai artikel konseptual menggunakan telaah literatur, analisis masalah,
prinsip kehati-hatian, dan kerangka logis program. Hasil perancangan menghasilkan enam
tahapan, yaitu verifikasi lokasi dan legalitas, pengukuran kondisi dasar ekologi–sosial,
pembentukan kelompok pengelola, pembangunan demplot empang-parit, pelatihan teknis dan
pelaksanaan satu siklus budidaya, serta monitoring adaptif dan serah kelola. Model awal
mengalokasikan sekitar 50–60% area untuk vegetasi mangrove dan sisanya sebagai parit
budidaya, namun proporsi akhir harus ditentukan setelah kajian hidrologi, status ruang, daya
dukung, dan kesesuaian komoditas. Bandeng dapat diprioritaskan sebagai komoditas rendah
input, sedangkan kepiting bakau dapat menjadi alternatif apabila kondisi habitat dan benih
memungkinkan. Keberhasilan program perlu dinilai melalui indikator perubahan pengetahuan,
partisipasi kelompok, tutupan dan kelangsungan hidup mangrove, kualitas air, pertumbuhan dan
kelangsungan hidup biota, hasil produksi, serta kelayakan usaha. Karena program belum
diimplementasikan, naskah ini tidak menyimpulkan adanya peningkatan pendapatan maupun
perbaikan kondisi mangrove. Rancangan ini dapat digunakan sebagai dasar pelaksanaan
demplot dan penyusunan artikel hasil pengabdian berbasis data.

Downloads

Published

2026-07-14